SLO TR ATAU SLO TM? PANDUAN MENENTUKAN JENIS SERTIFIKAT LAIK OPERASI UNTUK PEMILIK BANGUNAN GEDUNG

SLO TR ATAU SLO TM? PANDUAN MENENTUKAN JENIS SERTIFIKAT LAIK OPERASI UNTUK PEMILIK

BANGUNAN GEDUNG

 

Setiap bangunan gedung yang memiliki instalasi listrik wajib memastikan sistem kelistrikan mereka beroperasi secara aman dan sesuai standar. Dalam proses legalitas ini, pemilik gedung sering dihadapkan pada pertanyaan penting seperti: “Bangunan saya membutuhkan SLO Tegangan Rendah (TR) atau SLO Tegangan Menengah (TM)?”

Banyak pemilik bangunan, kontraktor, hingga pengelola fasilitas belum memahami perbedaan keduanya. Jadi hanya tau bahwa akan mengurus SLO Listrik saja. Padahal SLO Listrik di bagi 3 jenis yaitu SLO Tegangan Rendah (TR), SLO Tegangan Menengah (TM), SLO Tegangan Tinggi (TT).

Artikel ini memberikan penjelasan lengkap dan mudah dipahami untuk membantu Anda menentukan kebutuhan perizinan dengan benar dan sesuai dengan kebutuhan anda.

Apa Itu SLO Tegangan Rendah (TR)?

SLO TR (Tegangan Rendah) adalah Sertifikat Laik Operasi untuk umumnya instalasi listrik dengan tegangan di bawah 1000 Volt. Jenis instalasi ini umumnya digunakan pada bangunan yang tidak membutuhkan suplai listrik dalam jumlah besar.

SLO TR biasanya dibutuhkan oleh:

         Rumah tinggal

         Ruko dan kantor kecil

         Toko & unit UMKM

         Restoran

         Klinik

         Bangunan komersial kecil menengah

         Gudang non-industri

Jika instalasi listrik Anda hanya terhubung langsung ke jaringan PLN tanpa gardu sendiri, Anda membutuhkan SLO TR. 

Apa Itu SLO Tegangan Menengah (TM)?

SLO TM (Tegangan Menengah) adalah Sertifikat Laik Operasi untuk instalasi listrik dengan tegangan di 1 kV hingga 36 kV. Instalasi TM biasanya digunakan untuk kebutuhan daya besar dan memerlukan sistem kelistrikan khusus.

SLO TM biasanya untuk:

         Pabrik & industri manufaktur

         Kawasan pergudangan besar

         Rumah sakit skala besar

         Data center

         Mall & pusat perbelanjaan

         Apartemen & gedung bertingkat

         Hotel besar

         Gedung kantor dengan beban listrik tinggi

Jika bangunan Anda menggunakan trafo pribadi, gardu, atau jaringan tegangan menengah PLN, maka Anda memerlukan SLO TM.

 

Perbedaan Utama SLO TR dan SLO TM

Berikut perbedaan yang bisa di highlight antara SLO TR dengan SLO TM

Aspek

SLO TR

SLO TM

Tegangan

≤ 1 kV

1 kV – 36 kV

Jenis Bangunan

Rumah, ruko, kantor kecil

Pabrik, mall, rumah sakit, apartemen

Proses Inspeksi

Relatif sederhana

Lebih kompleks & detail

 

Kesimpulan

Agar bangunan dan fasilitas Anda bekerja aman serta legal, tentukan jenis SLO berdasarkan:

        Jenis sumber listrik

        Kapasitas daya

        Ada atau tidaknya gardu/trafo

        Sistem proteksi instalasi

        Fungsi dan skala bangunan

 

 

Pemilik bangunan yang masih bingung sangat disarankan berkonsultasi dan dilakukan pengurusan SLO dengan konsultan atau LIT untuk menghindari revisi dan keterlambatan. Ketika anda memilih menggunakan jasa konsultan, tentunya anda dapat menghemat waktu dan fokus terhadap project anda.

Percayakan kepada kami. Jasa konsultan berpengalaman di bidang perizinan ESDM untuk perusahaan atau perorangan di Indonesia. Luangkan Waktu Sesaat Untuk Mengenal Kami

CALL TO ACTION

Butuh Jasa Pengurusan SLO TR DAN TM ?

GET A FREE CONSULTATION

+62 823 1274 9772

About the Author

You may also like these

Hubungi Kami
Hubungi Kami Untuk Konsultasi Lebih Lanjut